Rp 63.750
15%
Rp 75.000
RD Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil., M.SI (HAN), RD Silverius Betu, S.Fil., M.HAN, RD Dr. Petrus Sina
Wartakanlah Firman Tuhan, Baik atau Tidak Baik Waktunya – In Memoriam Mgr. Vincentius Sensi Potokota
Wartakanlah Firman Tuhan, Baik atau Tidak Baik Waktunya – In Memoriam Mgr. Vincentius Sensi Potokota
oleh RD Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil., M.SI (HAN), RD Silverius Betu, S.Fil., M.HAN, RD Dr. Petrus Sina
Rp 63.750
Rp 75.000
-15%
Hemat Rp 11.250
Detail Produk
Penerbit
Obor
Berat
400 gram
Kategori
Katolik
Deskripsi
Moto Mgr. Vincentius Sensi Potokota ini menyadarkan kita bahwa Gereja mengemban tugas mewartakan Sabda Allah, apa pun dan bagaimana pun kondisi dirinya sendiri. Gereja tidak boleh menunggu sampai segala sesuatu dalam dirinya dibereskan, baru boleh mulai berbicara tentang Allah kepada orang lain. Juga pada saat Gereja sendiri dililit berbagai permasalahan, dia tidak pernah dibebaskan dari tugas pewartaan ini. Gereja harus terus berbenah diri karena berbagai kepincangan dalam dirinya. Tetapi sebagai jemaat Kristus, dia harus mewartakan Sabda Allah dalam kerapuhannya sendiri. Di bawah terang sabda itu, Gereja menempatkan dirinya dan terus berusaha memperbaiki dirinya bersama semua orang lain. Gereja berhenti menjadi Gereja Kristus ketika dia berhenti mewartakan Kristus, bukan saat dia dililit berbagai masalah dan kekurangan. Gereja adalah Gereja misioner, yang tidak dapat memaafkan dirinya dengan berbagai kekurangannya sendiri.Untuk memperingati setahun wafatnya Mgr. Sensi, diterbitkanlah buku ini. Berbagai refleksi tentang kepribadian, gaya kepemimpinan, dan
kesaksian hidup ditulis oleh mereka yang mengenal beliau, yang berjalan bersamanya. Bersama mereka, Mgr. Sensi sungguh menghayati moto episkopalnya, “Praedica Verbum Opportune Importune” dalam hidup dan pelayanannya sebagai Uskup Keuskupan Agung Ende. Mgr. Sensi tidak hanya mewartakan Sabda Tuhan melalui inisiatif pastoral dan kegiatankegiatannya, tetapi juga, dan terlebih dalam masa sakitnya, dalam perjuangannya menghadapi dan menerima kondisi batas kehidupan seorang manusia, Mgr. Sensi mewartakan sabda itu kepada kita. Kematiannya merupakan sebuah bentuk pewartaan sabda itu.Tulisan-tulisan dalam buku ini merupakan warisan amat berharga bagi siapa saja yang mengenalnya. Semoga tulisan-tulisan ini semakin meneguhkan kita untuk terus memelihara kasih persaudaraan, baik atau tidak waktunya.
kesaksian hidup ditulis oleh mereka yang mengenal beliau, yang berjalan bersamanya. Bersama mereka, Mgr. Sensi sungguh menghayati moto episkopalnya, “Praedica Verbum Opportune Importune” dalam hidup dan pelayanannya sebagai Uskup Keuskupan Agung Ende. Mgr. Sensi tidak hanya mewartakan Sabda Tuhan melalui inisiatif pastoral dan kegiatankegiatannya, tetapi juga, dan terlebih dalam masa sakitnya, dalam perjuangannya menghadapi dan menerima kondisi batas kehidupan seorang manusia, Mgr. Sensi mewartakan sabda itu kepada kita. Kematiannya merupakan sebuah bentuk pewartaan sabda itu.Tulisan-tulisan dalam buku ini merupakan warisan amat berharga bagi siapa saja yang mengenalnya. Semoga tulisan-tulisan ini semakin meneguhkan kita untuk terus memelihara kasih persaudaraan, baik atau tidak waktunya.
Ulasan Produk
0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Produk Terkait
Lihat Semua
-15%
Memoar Alumni Pemuda Katolik
Unknown
Rp 114.750
Rp 135.000
-15%
Dunia: Misi Harus Diwujudkan
John Stott
Rp 55.250
Rp 65.000
-15%
8 Sabda Bahagia dan Ajaran Sosial Gereja
RD St. Sutopanitro
Rp 25.500
Rp 30.000
-15%
Lakukanlah Semua dalam Kasih
Dr. Max Regus
Rp 63.750
Rp 75.000
-15%
Drama Doktrin : Suatu Pendekatan Kanonik-Linguistik Pada Theologi Kristen
Kevin J. Vanhoozer
Rp 170.000
Rp 200.000
-15%
Gereja Selaras Zaman
Dr. Norbertus Jegalus, MA, RD Siprianus S. Senda, S.AG., L.TH.BIB, RD Florens Maxi Un Bria, S.AG., M.SOS
Rp 102.000
Rp 120.000