Rp 40.375
15%
Rp 47.500
Monsinyur Willekens SJ
Monsinyur Willekens SJ
oleh Paulus Widyawan Widhiasta
Rp 40.375
Rp 47.500
-15%
Hemat Rp 7.125
Detail Produk
ISBN
9789795655152
Penerbit
Obor
Jumlah Halaman
256 halaman
Berat
370 gram
Kategori
Katolik
Deskripsi
Uskup Perintis, Pribumisasi Pendidikan, Iman, dan Pelayanan Rohani Umat Katolik IndonesiaMonsinyur Willekens SJ telah tiada, namun jasanya dalam mengakarkan iman Katolik di bumi Nusantara ini tetap terkenang abadi. Sejak menjabat Vikaris Apostolik, dia telah menentukan pilihan. Pilihannya itu adalah meletakkan hati dan pikirannya untuk pendidikan imam dan pelayan rohani umat serta perkembangan iman yang mempribumi. Dia telah memenuhinya dan tindakannya berbuah banyak:
• Menjadi Vikariat Apostolik Batavia (1934–1952).
• Pendiri Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, tempat mendidik calon imam pribumi.
• Pendiri Kongregasi Suster Abdi Dalem Sang Kristus.
• Mendorong pengesahan Kongregasi Bruder Rasul sebagai kongregasi keuskupan.
• Membuka asrama seminari di Jalan Lapangan Banteng (1950). Pada tahun 1952, seminari ini dipindahkan ke Tangerang.
• Mengusahakan pendirian tempat-tempat ibadah, sekolah-sekolah, dan rumah sakit-rumah sakit.
• Beliau juga mempunyai perhatian besar terhadap pers. Tampak dengan diterbitkannya dwimingguan ”Penabur” (1946) untuk masalah kemasyarakatan dan mingguan ”De Katholieke Week” (1947)—sekarang dikenal dengan Majalah HIDUP—untuk masalah kekatolikan.Betapa tidak, Monsinyur Willekens SJ adalah soko guru iman pribumi, Uskup perintis pribumisasi pendidikan dan pelayan rohani umat di Indonesia, yang telah meletakkan hati dan pikirannya, hingga meninggalnya, hanya untuk umat pribumi. Buku ini menggurat lika-liku perjalanan hidup dan panggilan beliau dari Reussel tempat kelahirannya, hingga Kerkhoff Muntilan tempat jasadnya dikebumikan. Bulir-bulir padi emas yang telah ia semaikan menjadi teladan dan inspirasi berharga.
• Menjadi Vikariat Apostolik Batavia (1934–1952).
• Pendiri Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, tempat mendidik calon imam pribumi.
• Pendiri Kongregasi Suster Abdi Dalem Sang Kristus.
• Mendorong pengesahan Kongregasi Bruder Rasul sebagai kongregasi keuskupan.
• Membuka asrama seminari di Jalan Lapangan Banteng (1950). Pada tahun 1952, seminari ini dipindahkan ke Tangerang.
• Mengusahakan pendirian tempat-tempat ibadah, sekolah-sekolah, dan rumah sakit-rumah sakit.
• Beliau juga mempunyai perhatian besar terhadap pers. Tampak dengan diterbitkannya dwimingguan ”Penabur” (1946) untuk masalah kemasyarakatan dan mingguan ”De Katholieke Week” (1947)—sekarang dikenal dengan Majalah HIDUP—untuk masalah kekatolikan.Betapa tidak, Monsinyur Willekens SJ adalah soko guru iman pribumi, Uskup perintis pribumisasi pendidikan dan pelayan rohani umat di Indonesia, yang telah meletakkan hati dan pikirannya, hingga meninggalnya, hanya untuk umat pribumi. Buku ini menggurat lika-liku perjalanan hidup dan panggilan beliau dari Reussel tempat kelahirannya, hingga Kerkhoff Muntilan tempat jasadnya dikebumikan. Bulir-bulir padi emas yang telah ia semaikan menjadi teladan dan inspirasi berharga.
Ulasan Produk
0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Produk Terkait
Lihat Semua
-15%
Pater Beek SJ
J.B. Soedarmanto
Rp 67.150
Rp 79.000
-5%
Intisari Sejarah gereja katolik
Al.purwa hadiwardoyo, MSF
Rp 23.750
Rp 25.000
-5%
Berteologi baru untuk indonesia
robert pius manik , o. carm
Rp 140.600
Rp 148.000
-15%
Imamat & Pelayanan
Unknown
Rp 106.250
Rp 125.000
-5%
Intisari Ajaran Paus Fransiskus: Laudato Si' & Amoris Laetitia
Al.purwa hadiwardoyo, MSF
Rp 32.300
Rp 34.000
-15%
Wartakanlah Firman Tuhan, Baik atau Tidak Baik Waktunya – In Memoriam Mgr. Vincentius Sensi Potokota
RD Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil., M.SI (HAN), RD Silverius Betu, S.Fil., M.HAN, RD Dr. Petrus Sina
Rp 63.750
Rp 75.000