Menjadi Gereja yang Berjalan Bersama Papua
Menjadi Gereja yang Berjalan Bersama Papua
Rp 85.000
15% Rp 100.000

A. Eddy Kristiyanto OFM

Menjadi Gereja yang Berjalan Bersama Papua

Menjadi Gereja yang Berjalan Bersama Papua

Detail Produk

ISBN

978979567910

Penerbit

Obor

Jumlah Halaman

544 halaman

Berat

640 gram

Kategori

Katolik

Deskripsi

Narasi Historis 50 tahun Terakhir Keuskupan Jayapura“Peringatan 50 tahun berdirinya Keuskupan merupakan momentum yang tepat untuk melihat kembali proses menggereja umat Allah di Kusukupan ini. Buku ini mengenai sejarah berdirinya Keuskupan Jayapura sejak 1966. Penulis menyajikan sejarah itu dengan gaya narasi, dengan berkisah. Ia tidak berkisah tentang data dan tentang peristiwa sejarah secara kronologis, seperti mungkin dinantikan orang yang memahami secara secara demikian. Data serta sejarah memang tidak diabaikan tetapi penulis menuliskan tentang apa yang ada dibalik data dan peristiwa. Ia bertutur tentang gagasan pastoral yang dikembangkan dalam berbagai bidang kehidupan Gereja. Untuk membuat gagasan lebih menonjol dan jelas, ia menyelipkan dalam kisahnya gagasan  itu dari sumber lain dan dari waktu yang lain atau pandangan para tokoh tertentu di luar Keuskupan Jayapura. Dengan begitu perjalanan menggereja Keuskupan Jayapura menjadi lebih kaya, luas, dan dalam berkat peristiwa, pikiran, dan kisah lain yang ditampilkan di latar belakangnya.”– Mgr. Leo Laba Ladjar OFM (Uskup Jayapura)

Tentang Penulis

A. Eddy Kristiyanto OFM

A. Eddy Kristiyanto OFM merupakan seorang penulis dan teolog yang dikenal melalui karya-karya yang mengangkat tema multikulturalisme dan dialog antaragama. Sebagai seorang anggota Ordo Fratrum Minorum (OFM), Eddy mengabdikan dirinya tidak hanya dalam pelayanan pastoral, tetapi juga dalam penulisan yang bertujuan untuk membangun jembatan antara berbagai kultur dan keyakinan di Indonesia. Karya-karyanya, seperti "Seandainya INDONESIA Tanpa KATOLIK" dan "Menjadi Gereja yang Berjalan Bersama Papua", menunjukkan kepeduliannya terhadap isu keagamaan dan sosial di tanah air, serta mencerminkan harapannya untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis. Eddy juga menyoroti pentingnya Konsili Vatikan II dalam konteks gereja di Indonesia melalui bukunya "Konsili Vatikan II – Agenda yang Belum Selesai". Dalam buku ini, ia mengajak pembaca untuk merenungkan implementasi nilai-nilai konsili dalam kehidupan berjemaat dan berbangsa. Melalui tulisan-tulisannya, A. Eddy Kristiyanto OFM berkontribusi pada wacana akademis dan publik mengenai pentingnya keragaman, toleransi, dan saling pengertian dalam masyarakat Indonesia yang multikultural.

Lihat profil lengkap

Ulasan Produk

0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Belum ada ulasan untuk produk ini.

Produk Terkait

Lihat Semua