Rp 89.250
15%
Rp 105.000
The Book Censor’s Library
The Book Censor’s Library
oleh Bothayna Al-Essa
Rp 89.250
Rp 105.000
-15%
Hemat Rp 15.750
Detail Produk
ISBN
9786238371471
Penerbit
BACA
Jumlah Halaman
308 halaman
Berat
330 gram
Dimensi
Lebar: 13 cm, Tinggi: 20,5 cm
Kategori
Pengembangan Diri
Deskripsi
Judul : The Book Censor’s Library
Genre : fiksi, fantasi, distopia
Penulis : Bothayna Al-Essa
ISBN : 978-623-8371-47-1
Dimensi : 13 x 20,5 cm
Halaman : 308 halaman/SC/Bookpaper
Harga : Rp105.000
SINOPSIS (BLURB)
Penyensor buku adalah penjaga permukaan dunia.
Seorang penyensor buku pemula berusaha memenuhi tugasnya untuk menemukan berbagai pelanggaran yang membuat buku-buku menjadi tidak layak untuk diterbitkan. Tiga tabu utama yang dilarang untuk disinggung dalam sebuah buku, yaitu yang berkaitan dengan Tuhan, pemerintah, dan seks. Buku-buku yang diperbolehkan beredar adalah yang mengumbar janji manis tentang meraih kesuksesan, kekayaan, cinta, dan kebahagian tanpa usaha nyata.
Namun, sebuah buku membuat hidupnya tidak pernah sama lagi. Penyensor buku pemula itu menghafal seluruh kalimat dalam buku tersebut seolah-olah telah membacanya seumur hidup. Ketika dirinya tidak mampu lagi menentukan garis pemisah antara imajinasi dan kenyataan, penyensor buku pemula berusaha untuk tetap berpegang teguh pada Sistem agar tidak membahayakan keluarganya meski jiwanya terasa kosong. Sebagai penjaga permukaan dunia, dia telah tenggelam dalam labirin makna.
The Book Censor’s Library adalah sebuah peringatan dan juga surat cinta bagi kisah-kisah, serta kenikmatan tenggelam dalam dunia cerita..
TENTANG PENULIS
Bothayna Al-Essa adalah penulis buku terlaris asal Kuwait yang telah menulis banyak novel dan beberapa buku anak-anak. Dia juga pendiri Takween, sebuah toko buku dan penerbit karya-karya yang mendapat pujian dari kritikus. The Book Censor’s Library memenangkan penghargaan Sharjah Award for Creativity dalam kategori novel pada tahun 2021. Buku lainnya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah Lost in Mecca dan All That I Want to Forget. Al-Essa menjadi penulis tetap di British Centre for Literary Translation selama musim panas pada tahun 2023, dan penerima penghargaan dari Kuwait’s Nation Encouragement Award untuk karya fiksinya pada tahun 2003 dan 2012. Dia banyak menulis buku tentang kepenulisan dan melatih lokakarya menulis di seluruh Arab.
GAMBARAN ISI BUKU DAN KONTEKS
Seorang penyensor buku pemula terjebak antara tugasnya untuk menentukan buku-buku terlarang untuk membendung daya khayal manusia dengan dirinya sebagai pembaca yang menafsirkan. Kisah dan tokoh dalam buku-buku terlarang yang dibaca terus memenuhi isi kepala dan memengaruhi tindakannya. Dia tidak tahan untuk mencuri dan membaca buku-buku terlarang yang tersimpan dalam tempat-tempat rahasia. Sikapnya membawa pada pertemuan dengan sekretaris tua yang suka membaca, penjaga labirin, dan pemilik toko buku yang menyamar.
SELLING POINTS
Memenangkan penghargaan The Sharjah Award for Creativity dalam kategori novel (2021) (versi bahasa Arab)Masuk dalam National Book Award Finalist for Translated Literature (2024) dan The Rooster—The Morning News Tournament of Books Nominee for Shortlist (2025) (versi bahasa Inggris)Mengungkapkan bagaimana jadinya jika pengetahuan, ide, dan imajinasi dibatasi dan dilarang (distopia) Menyajikan cerita fiksi yang menggabungkan dari karya-karya legendaris Zorba the Greek, Alice in Wonderland, dan 1984. ENDORSEMENT
“Pemaknaan, metafora, dan substansi yang semuanya dipertaruhkan dalam dongeng fabel tentang masa depan dicapai oleh penyensor yang tidak hanya melarang buku, tetapi juga imajinasi, mimpi, dan harapan.”―Emily Drabinski, presiden asosiasi American Library“Mahakarya penting yang membuktikan bahwa fiksi sejati bukanlah pelarian ke Negeri Ajaib yang bagaikan mimpi, melainkan perjalanan peringatan ke kedalaman kondisi manusia … penyensoran selalu merupakan pengakuan pengecut intelektual.” ―Alberto Manguel, penulis A History of Reading“Seruan mendesak dan menyeluruh untuk melindungi buku dan pencinta buku di mana pun.”―Kirkus Reviews“Liris dan puitis … Al-Essa punya cara untuk membuat pembaca merasa seolah-olah mereka sendiri sedang ditindas … Kata-katanya berat saat dia menyoroti momen-momen yang mengubah hidup secara tiba-tiba.”―Manal Shakir, Arab News“Secara ahli mampu memadukan sisi lucu dengan peringatan distopia, Bothayna Al-Essa mengingatkan betapa beruntungnya kita dapat mewujudkan cerita yang kita sukai.”―Jade Song, penulis Chlorine“Menarik sekaligus membuat gelisah pada saat yang bersamaan. Seperti cerita lain tentang buku dan menulis, The Book Censor’s Library menyeret pembaca ke dalam dirinya sendiri, mengklaim sebagai satu jenis buku tetapi tiba-tiba (dan tanpa terasa) berubah menjadi jenis buku lain.”― Rachel Cordasco, Necessary Fiction“Novel satire Al-Essa sangat garang dan tak kenal ampun … Mengungkapkan pemikiran kritis, kreativitas sebagai tindakan pemberontakan, perbedaan antara perlawanan dan revolusi, dan seberapa jauh kita akan melindungi orang-orang yang kita cintai.”― Alex Brown, Locus Magazine
Genre : fiksi, fantasi, distopia
Penulis : Bothayna Al-Essa
ISBN : 978-623-8371-47-1
Dimensi : 13 x 20,5 cm
Halaman : 308 halaman/SC/Bookpaper
Harga : Rp105.000
SINOPSIS (BLURB)
Penyensor buku adalah penjaga permukaan dunia.
Seorang penyensor buku pemula berusaha memenuhi tugasnya untuk menemukan berbagai pelanggaran yang membuat buku-buku menjadi tidak layak untuk diterbitkan. Tiga tabu utama yang dilarang untuk disinggung dalam sebuah buku, yaitu yang berkaitan dengan Tuhan, pemerintah, dan seks. Buku-buku yang diperbolehkan beredar adalah yang mengumbar janji manis tentang meraih kesuksesan, kekayaan, cinta, dan kebahagian tanpa usaha nyata.
Namun, sebuah buku membuat hidupnya tidak pernah sama lagi. Penyensor buku pemula itu menghafal seluruh kalimat dalam buku tersebut seolah-olah telah membacanya seumur hidup. Ketika dirinya tidak mampu lagi menentukan garis pemisah antara imajinasi dan kenyataan, penyensor buku pemula berusaha untuk tetap berpegang teguh pada Sistem agar tidak membahayakan keluarganya meski jiwanya terasa kosong. Sebagai penjaga permukaan dunia, dia telah tenggelam dalam labirin makna.
The Book Censor’s Library adalah sebuah peringatan dan juga surat cinta bagi kisah-kisah, serta kenikmatan tenggelam dalam dunia cerita..
TENTANG PENULIS
Bothayna Al-Essa adalah penulis buku terlaris asal Kuwait yang telah menulis banyak novel dan beberapa buku anak-anak. Dia juga pendiri Takween, sebuah toko buku dan penerbit karya-karya yang mendapat pujian dari kritikus. The Book Censor’s Library memenangkan penghargaan Sharjah Award for Creativity dalam kategori novel pada tahun 2021. Buku lainnya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah Lost in Mecca dan All That I Want to Forget. Al-Essa menjadi penulis tetap di British Centre for Literary Translation selama musim panas pada tahun 2023, dan penerima penghargaan dari Kuwait’s Nation Encouragement Award untuk karya fiksinya pada tahun 2003 dan 2012. Dia banyak menulis buku tentang kepenulisan dan melatih lokakarya menulis di seluruh Arab.
GAMBARAN ISI BUKU DAN KONTEKS
Seorang penyensor buku pemula terjebak antara tugasnya untuk menentukan buku-buku terlarang untuk membendung daya khayal manusia dengan dirinya sebagai pembaca yang menafsirkan. Kisah dan tokoh dalam buku-buku terlarang yang dibaca terus memenuhi isi kepala dan memengaruhi tindakannya. Dia tidak tahan untuk mencuri dan membaca buku-buku terlarang yang tersimpan dalam tempat-tempat rahasia. Sikapnya membawa pada pertemuan dengan sekretaris tua yang suka membaca, penjaga labirin, dan pemilik toko buku yang menyamar.
SELLING POINTS
Memenangkan penghargaan The Sharjah Award for Creativity dalam kategori novel (2021) (versi bahasa Arab)Masuk dalam National Book Award Finalist for Translated Literature (2024) dan The Rooster—The Morning News Tournament of Books Nominee for Shortlist (2025) (versi bahasa Inggris)Mengungkapkan bagaimana jadinya jika pengetahuan, ide, dan imajinasi dibatasi dan dilarang (distopia) Menyajikan cerita fiksi yang menggabungkan dari karya-karya legendaris Zorba the Greek, Alice in Wonderland, dan 1984. ENDORSEMENT
“Pemaknaan, metafora, dan substansi yang semuanya dipertaruhkan dalam dongeng fabel tentang masa depan dicapai oleh penyensor yang tidak hanya melarang buku, tetapi juga imajinasi, mimpi, dan harapan.”―Emily Drabinski, presiden asosiasi American Library“Mahakarya penting yang membuktikan bahwa fiksi sejati bukanlah pelarian ke Negeri Ajaib yang bagaikan mimpi, melainkan perjalanan peringatan ke kedalaman kondisi manusia … penyensoran selalu merupakan pengakuan pengecut intelektual.” ―Alberto Manguel, penulis A History of Reading“Seruan mendesak dan menyeluruh untuk melindungi buku dan pencinta buku di mana pun.”―Kirkus Reviews“Liris dan puitis … Al-Essa punya cara untuk membuat pembaca merasa seolah-olah mereka sendiri sedang ditindas … Kata-katanya berat saat dia menyoroti momen-momen yang mengubah hidup secara tiba-tiba.”―Manal Shakir, Arab News“Secara ahli mampu memadukan sisi lucu dengan peringatan distopia, Bothayna Al-Essa mengingatkan betapa beruntungnya kita dapat mewujudkan cerita yang kita sukai.”―Jade Song, penulis Chlorine“Menarik sekaligus membuat gelisah pada saat yang bersamaan. Seperti cerita lain tentang buku dan menulis, The Book Censor’s Library menyeret pembaca ke dalam dirinya sendiri, mengklaim sebagai satu jenis buku tetapi tiba-tiba (dan tanpa terasa) berubah menjadi jenis buku lain.”― Rachel Cordasco, Necessary Fiction“Novel satire Al-Essa sangat garang dan tak kenal ampun … Mengungkapkan pemikiran kritis, kreativitas sebagai tindakan pemberontakan, perbedaan antara perlawanan dan revolusi, dan seberapa jauh kita akan melindungi orang-orang yang kita cintai.”― Alex Brown, Locus Magazine
Ulasan Produk
0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Produk Terkait
Lihat Semua
-20%
The Library
Unknown
Rp 140.000
Rp 175.000
-15%
Filsafat Kebohongan
Lars Svendsen
Rp 74.800
Rp 88.000
-20%
Kota Kaum Cadar
Zoe Ferraris
Rp 70.400
Rp 88.000
-15%
The Art of Saying No
Damon Zahariades
Rp 65.450
Rp 77.000
-15%
Mindreader
David J. Lieberman
Rp 80.750
Rp 95.000
-15%
Maafkan Dirimu
Unknown
Rp 76.500
Rp 90.000