Kifayatul Atqiya
Kifayatul Atqiya
Detail Produk
9786238661053
ReneTuros
2024
508 halaman
600 gram
14 x 21 x 4 cm
Islam
Indonesia
Softcover
Deskripsi
Sinopsis
Satu peran utama kitab Kifayatul Atqiya–yang begitu akrab di kalangan para santri di Indonesia Ini–adalah berbagai persoalan di dalamnya, sejatinya merupakan persoalan rutinitas keseharian seorang muslim; bagaimana menata setiap kegiatan dengan baik dan proporsional, semisal mana yang mesti lebih diutamakan ketimbang yang lainnya. Di satu sisi, hal tersebut tampak begitu sederhana, tapi bukankah kita juga sering kelimpungan mengurusi banyak hal dalam satu waktu? Itulah signifikansi buku ini. Dalam buku ini dijelaskan bagaimana cara mengatur urusan duniawi dan ukhrawi serta bagaimana menyeimbangkan keduanya. Selain memberikan fondasi tentang pemahaman tasawuf secara ringkas dan sederhana, kitab ini barangkali bisa juga disebut sebagai buku pengembangan diri. Bukan dalam artian yang umum, tetapi lebih menitikberatkan kepada pemahaman ruhani. Di dalam Islam, kita tahu, urusan duniawi dan ukhrawi sama pentingnya untuk diupayakan. Inilah yang menjadi benang merah dari tema-tema yang dibahas dalam kitab Kifayatul Atqiya ini. Di dalam buku ini, pembaca akan mendapatkan panduan menjalani rutinitas kesehariannya dengan baik dan tertata, tanpa mesti memilih ataupun meninggalkan antara ibadah ataupun usaha yang sama-sama merupakan kebutuhan dalam hidup. Ditulis oleh seorang ulama, sufi, fakih, dari Makkah, Sayid Abu Bakar Syatha (1849—1892 M). Yang juga tidak kalah penting, kitab Kifayatul Atqiya ini sendiri merupakan syarah atau penjelasan dari kitab Hidayatul Adzkiya, karangan Syekh Zainuddin al-Malibari, seorang sufi sekaligus pakar fikih kelahiran Malabar, India. Inilah yang menjadikan Kifayatul Atqiya menjadi salah satu kitab penting tentang dasar-dasar ilmu tasawuf praktis dalam literatur dunia Islam.
Siapa penulis buku ini?
Sayid Abu Bakar Syatha atau yang juga masyhur dikenal dengan nama Sayid Bakri ad-Dimyathi memiliki nama lengkap Syekh Abu Bakar Usman bin Muhammad Zainal Abidin Syatha ad-Dimyathi al-Bakri al-Makki asy-Syafi’i. Beliau merupakan seorang ulama terkemuka, seorang fakih, muhaddis, sekaligus sufi ternama dari tanah Haram, Makkah al-Mukarramah. Lahir pada tahun 1226 H/1849 M di Makkah–ada juga riwayat yang menyatakan bahwa beliau berasal dari Mesir kemudian menetap di Kota Makkah–dan wafat pada tahun 1310 H/1892 M. Sayid Abu Bakar tumbuh di lingkungan ilmu. Sedari kecil telah menghafal Al-Quran dan mengkaji ilmu-ilmu syariat kepada para guru pada masanya. Meski wafat dalam usia yang cukup muda, kisaran usia 44 tahun, namun Sayid Abu Bakar adalah ulama yang produktif. Semasa khidmatnya, beliau telah melahirkan banyak karya dalam berbagai bidang. Kitab
Kifayatul Atqiya dan I’ânatuth Thâlibîn adalah karyanya yang paling masyhur di kalangan santri di Indonesia.
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Produk Terkait
Lihat Semua
KITAB AT-TIBYAN (Adab Membaca dan Menghafal al-Quran yang Wajib Diketahui Umat Islam)
Imam Nawawi
Fathul Qarib
Syekh Ibnu Qasim al-Ghazi
Kitab Dalailul Khairat
Imam al-Jazuli
Seni Menawar Takdir
Syekh al-Qalyubi
40 Amalan Penting Yang Terlupakan ( Tanqih Al-Qaul Al-Hatsits )
Unknown
Terjemah & Syarah Al-Hikam
Ibnu Atha’illah as-Sakandari