Buku Pengantar Ushul Fikih oleh Syekh Abdul Hamid al-Qudsi
Rp 95.000

Syekh Abdul Hamid al-Qudsi

Pengantar Ushul Fikih

Pengantar Ushul Fikih

Detail Produk

ISBN

9786238661084

Penerbit

ReneTuros

Tahun Terbit

2024

Jumlah Halaman

368 halaman

Berat

500 gram

Dimensi

14 x 21 x 3 cm

Kategori

Islam

Bahasa

Indonesia

Jenis Cover

Softcover

Deskripsi

SINOPSIS
Pengantar Ushul Fikih karya Syekh Abdul Hamid al-Qudsi ini mengajak pembaca memahami dasar-dasar hukum Islam melalui pendekatan sistematis dan mendalam. Buku ini merupakan syarah dari Nazham Waraqât terkenal karya Syekh Yahya al-Imrithi, Tashîl ath-Thuruqât li Nazhm al-Waraqât. Dengan bahasa yang jelas dan lugas, Syekh Abdul Hamid menyampaikan konsep-konsep inti ushul fikih, membuka wawasan tentang bagaimana hukum Islam dirumuskan dan diterapkan.
Sejak awal, buku ini menekankan bahwa ushul fikih merupakan pilar utama dalam memahami syariat Islam. Ia mengupas konsep-konsep kunci seperti jenis-jenis hukum, prinsip-prinsip pengambilan dalil, hingga logika di balik itu semua. Setiap bab mengungkap bagaimana hukum Islam dirancang bukan hanya untuk mengatur, melainkan juga untuk membawa maslahat bagi umat Dilengkapi dengan glosarium istilah teknis dan infografis yang informatif, buku ini menjadi lebih mudah dipahami, bahkan bagi pemula dalam studi hukum Islam. Melalui buku ini, pembaca tidak hanya memperoleh pemahaman tentang konsep hukum Islam, tetapi juga
menemukan hikmah di balik setiap aturan. Dengan demikian, ushul fikih dapat menjadi panduan hidup yang fleksibel dan tetap relevan sepanjang waktu.


SIAPA PENULIS BUKU INI?
Nama lengkap beliau ialah Abdul Hamid bin Ali bin Abdul Qadir Khatib bin Abdullah bin Mujirah. Dalam Mukhtashar Nasyr an-Naur wa az-Zuhar disebutkan bahwa beliau berasal dari Jawa, tetapi lahir di Makkah, pada tahun 1277 H/1860 M (riwayat lainnya, sebagaimana tercatat dalam Siyar wa Tarâjim, menyebutkan beliau lahir pada tahun 1280 H/1863 M). Syekh Abdul Hamid dikenal sebagai seorang penyair yang andal. Beliau tumbuh besar di lingkungan keluarga yang religius dan mencintai ilmu. Sejak kecil, beliau telah menghafal al-Quran dan berbagai kitab klasik, di antaranya al-Âjurûmiyyah, Alfiyyah, ar-Rahbiyyah, as-Sanûsiyyah, Matn as-Sullam, az-Zubad, dan lainnya. Di Makkah, Syekh Abdul Hamid belajar kepada para ulama terkemuka, di antaranya Sayid Ahmad Dahlan, Sayid Utsman Syatha, serta saudaranya, Syekh Abu Bakar Syatha, juga Sayid Husein al-Habsyi. Kepada mereka, beliau belajar ushul fikih, tafsir, hadis, dan tasawuf. Semua gurunya itu memberi ijazah sehingga beliau diperkenankan mengajarkan berbagai disiplin ilmu tersebut. Dari sana, Syekh Abdul Hamid mulai mengajar di kediamannya, lalu berlanjut
di Masjidil Haram. Di Rumah Allah inilah beliau menulis banyak karya berharga. Selain itu, beliau kerap melakukan perjalanan intelektual menuju Mesir, menimba ilmu kepada para ulama terkemuka di al-Azhar. Beliau wafat di Makkah pada tahun 1334 H/1915 M. Beberapa karya beliau yang terkenal ialah Irsyâd al-Muhtadî Syarh Kifâyah al-Mubtadî; al-Anwâr as-Saniyyah Syarh Matn ad-Durar al-Bahiyyah; serta Nafahât al-Qabûl wa al-Ibtihâj fi Qishshah al-Isrâ` wa al-Mi’râj.

Ulasan Produk

0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Belum ada ulasan untuk produk ini.

Produk Terkait

Lihat Semua