Selamat Berkarya
Selamat Berkarya
oleh Andar Ismail
Hemat Rp 8.400
Detail Produk
BPK Gunung Mulia
200 gram
Buku
Kristen
Indonesia
Softcover
Deskripsi
elas dan jenaka, enak dibaca dan mudah dicerna, membangun iman dan menyentuh perasaan. Simak renungan singkat padat berjudul: Titanic Ternyata Tenggelam, Ibu Teresa dan Putri Diana Pergi, Nepotisme, Manajemen Yesus, Sudah Duduk Lupa Berdiri, Seperti Milih Jodoh, Tikus Itu Memang Orang Rakus, Pensiun itu Menakutkan; dan renungan-renungan lain yang menjadikan Alkitab relevan untuk kita kini dan di sini: Krisis Ekonomi, Hubungan Karyawan dan Majikan, Pengangguran, Kambing Hitam, Musibah, Kemitraan Pria dan Wanita, Aktualisasi Diri, dan lain-lain.
Tentang Penulis
Pdt. Dr. Andar Ismail adalah seorang pendeta, teolog, dan pendidik yang sangat dihormati dalam lanskap literatur Kristen di Indonesia. Beliau dikenal luas berkat dedikasinya yang konsisten dalam menjembatani teologi akademis dengan realitas kehidupan sehari-hari melalui tulisan-tulisannya. Selain melayani sebagai pendeta di lingkungan Gereja Kristen Indonesia (GKI), Andar Ismail memiliki rekam jejak yang panjang di bidang pendidikan, termasuk pengabdiannya sebagai dosen Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta. Latar belakang keilmuan dan pengalaman pastoralnya memungkinkannya untuk meramu konsep-konsep keimanan yang kompleks menjadi refleksi spiritual yang membumi, logis, dan mudah dicerna oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia. Karya monumentalnya yang paling melekat di hati para pembaca adalah "Seri Selamat", sebuah kumpulan buku renungan kristiani yang diterbitkan oleh BPK Gunung Mulia, dengan puluhan judul ikonik seperti Selamat Pagi, Selamat Berkarya, hingga Selamat Berjuang. Seri yang telah dicetak ulang puluhan kali ini menjadi fenomena dalam literatur keagamaan di Indonesia karena gaya bahasanya yang renyah, hangat, kerap disisipi humor, dan sama sekali tidak menggurui. Melalui Seri Selamat, Andar Ismail pada hakikatnya menghadirkan pendampingan pastoral dalam bentuk teks—mengajak pembacanya untuk merenungkan makna etika, pergumulan batin, dan rutinitas hidup melalui kacamata teologi yang mendalam namun terasa sangat personal bak sedang berbincang santai dengan seorang sahabat.
Lihat profil lengkapUlasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.