Human Acts
Rp 72.250
15% Rp 85.000

Han Kang

Human Acts

Human Acts

Detail Produk

ISBN

9786238371365

Penerbit

BACA

Berat

300 gram

Dimensi

Lebar: 13 cm, Tinggi: 20,5 cm

Kategori

Pengembangan Diri

Deskripsi

Judul : Human Acts

Judul Asli : 소년이 온다

Genre : Fiksi

Penulis : Han Kang

ISBN : 978-623-8371-36-5

Dimensi : 13 × 20,5 cm

Halaman : 260/SC/Bookpaper

Harga : Rp85.000,-



SINOPSIS

Gwangju, Korea Selatan, 1980. Di tengah kecamuk demonstrasi mahasiswa yang dihadapi dengan kekerasan dan peluru tajam oleh penguasa, seorang pemuda mencari jenazah kawannya. Kisah berkelindan dengan beragam cerita lain yang menyentuh hati dan diracik dengan amat menarik oleh seorang pengarang jempolan.

Karya baru Han Kang yang dikenal melalui The Vegetarian—novel laris pemenang Man Booker International Prize—ini adalah kisah tak terlupakan tentang kemanusiaan, persahabatan, dan cinta kasih.

***

“Buku terbaik tahun ini!” —Independent

“Novel menyentuh hati tentang bagaimana memaafkan dan berjuang menjaga semangat hidup.” —The Sunday Times

“Kesaksian menggetarkan atas derita mereka yang tertindas; karya fiksi yang memberi suara bagi mereka yang bisu—hidup atau mati.” —Times Literary Supplement

***

The Nobel Prize in Literature for 2024 is awarded to the South Korean author Han Kang,

“for her intense poetic prose that confronts historical traumas and exposes the fragility of human life”.

TENTANG PENULIS

Han Kang lahir di Gwangju, Korea Selatan, pada 1970. Novel pertamanya terbit pada 1994. Dia telah meraih sejumlah penghargaan sastra bergengsi di negerinya, termasuk Hadiah Sastra Yi Sang dan Hadiah Sastra Manhae. Pada 2016, novel The Vegetarian—dalam edisi terjemahan bahasa Inggris karya Deborah Smith—memenangkan Man Booker International Prize, penghargaan untuk novel terjemahan terbaik dari seluruh dunia, dengan mengalahkan karya para pengarang terkemuka dunia lainnya seperti Orhan Pamuk, Kenzaburo Oe, dan Eka Kurniawan.

Pada 2024, Han Kang, yang sempat masuk daftar hitam pada masa pemerintahan Presiden Park Geun-hye, meraih penghargaan Nobel Sastra atas karya-karyanya yang menentang trauma sejarah dan mengungkapkan kerapuhan hidup manusia. Kemenangan yang bersejarah mengingat Han Kang adalah perempuan Asia pertama yang dianugerahi penghargaan tersebut. Kini, Han Kang menjadi guru besar di jurusan Penulisan Kreatif, Institut Seni Seoul.

ENDORSEMENTS

“Dapat dibaca secara kompulsif, relevan secara universal, dan sangat beresonansi. . . . dalam bagian yang sama indah dan mendesak.”—The New York Times Book Review“Menakjubkan …. Han Kang memiliki ambisi yang sama besarnya dengan perjuangan Milton dengan Tuhan: Dia ingin mendamaikan cara-cara manusia dengan dirinya sendiri.”—NPR“Human Acts memiliki keunikan dalam intensitas dan skala kebrutalannya …. Novel ini merinci sejarah berdarah yang sengaja dilupakan dan baru sekarang ditemukan kembali.”—The Nation“Human Acts berbicara tentang hal yang tak terkatakan.”—Vanity Fair“Keunggulan Kang adalah deskripsi kematian yang tidak kaku dan tidak sentimental. Saya sulit memikirkan novel lain yang membahas dengan begitu jelas dan meyakinkan tentang tahap-tahap pembusukan fisik.”—Boston GlobeGAMBARAN ISI BUKU DAN KONTEKS

Menggambarkan kejadian Gwangju Uprising di Korea Selatan pada 1980 melalui eksplorasi dampak emosional dan psikologis Terbagi atas beberapa bab yang masing-masing menggunakan sudut pandang yang berbeda.SELLING POINTS:

Ditulis oleh Han Kang, penulis terkemuka Korea yang memenangi Man Booker International Prize dan mengukir sejarah sebagai perempuan Asia pertama yang dianugerahi Nobel sastra.Mendapat nilai 4,6 di AmazonMenggunakan sudut pandang lebih dari satu, memungkinkan pembaca melihat permasalahan dan peristiwa dari berbagai sisi sehingga dapat lebih merasakan cerita yang disampaikanMembahas tema-tema yang familier ditemukan dalam masyarakat, menjadikannya lebih relevan: trauma, ketidakadilan, kehilangan, dan pencarian maknaMenggunakan gaya tulis yang menggugah serta penuh kekuatan emosionalMengangkat sisi lain dari Korea Selatan, yaitu dari sisi sejarah yang mungkin tidak banyak dikenal oleh pembaca internasionalMenawarkan tema sejarah yang ditampilkan dalam bentuk fiksi, menjadikannya unik dan berkesan karena begitu meyakinkanKUTIPAN-KUTIPAN

Aku berpikir bahwa kematian-kematian itu bukan hanya milik mereka yang mati, melainkan menggantikan kematian orang lain.Aku tidak mengenal dunia setelah kematian. Apakah di sana juga ada pertemuan dan perpisahan, apakah di sana juga ada wajah dan suara, apakah di sana juga ada kegembiraan dan kesedihan?Dinistakan, dirusak, dibantai—itukah nasib hakiki manusia, nasib yang dalam sejarah telah terbukti tak terelakkan?Apakah kemanusiaan itu? Apa yang harus kita lakukan agar kemanusiaan tidak berubah?Kita tidak boleh menjadi korban.Kita tidak boleh dibubarkan seperti itu.Aku bertarung. Aku bertarung sendirian setiap hari. Bertarung dengan aib berupa kenyataan bahwa aku hidup, bahwa aku masih bertahan hidup.

Tentang Penulis

Han Kang

Han Kang adalah seorang penulis asal Korea Selatan yang dikenal luas berkat karya-karyanya yang mendalam dan provokatif. Lahir pada tahun 1970, Han mengawali karir menulisnya dengan merilis novel pertama pada tahun 1994. Namun, namanya mulai mencuat ke kancah internasional setelah novel "The Vegetarian" diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan memenangkan Hadiah Man Booker Internasional pada tahun 2016. Karya ini menggambarkan perjalanan seorang wanita yang menolak untuk mematuhi norma-norma sosial melalui keputusan radikal untuk menjadi vegetarian, yang menciptakan dampak emosional yang mendalam pada orang-orang di sekelilingnya. Selain "The Vegetarian," Han Kang juga dikenal melalui karya-karya lainnya seperti "Human Acts," sebuah novel yang mengeksplorasi tragedi Gwangju pada tahun 1980, dan "The White Book," yang menggabungkan elemen autobiografi dengan refleksi filosofis tentang kehidupan dan kematian. Dengan gaya penulisan yang puitis dan penuh empati, Han Kang telah berhasil menyentuh tema-tema berat seperti kekerasan, kehilangan, dan identitas, menjadikannya salah satu suara penting dalam sastra kontemporer. Melalui karya-karyanya, Han tidak hanya memberikan gambaran mendalam tentang kondisi manusia, tetapi juga mengajak pembacanya untuk merenungkan makna kehidupan dan hubungan antarmanusia.

Lihat profil lengkap

Ulasan Produk

0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Belum ada ulasan untuk produk ini.

Produk Terkait

Lihat Semua