Buku Kitab Tauhid oleh imam maturudi
Rp 99.000

imam maturudi

Kitab Tauhid

Kitab Tauhid

Detail Produk

ISBN

9786237327936

Penerbit

ReneTuros

Tahun Terbit

2024

Jumlah Halaman

408 halaman

Berat

550 gram

Dimensi

14 x 21 x 5 cm

Kategori

Islam

Bahasa

Indonesia

Jenis Cover

Softcover

Deskripsi

Sinopsis
Kitab Tauhid karya Imam Maturidi merupakan karya monumental yang merepresentasikan perpaduan logika berpikir dan dimensi ketuhanan. Sebagai kitab yang dijadikan sebagai landasan teologi Ahlussunnah wal Jama’ah, Kitab Tauhid menjabarkan berbagai persoalan ketuhanan dengan perspektif yang logis dan penalaran yang kuat. Kecenderungan ini juga bisa dilihat sebagai respons Imam Maturidi terhadap ajaran Mu’tazilah yang populer pada masanya. Melalui kitab ini, Imam Abu Mansur al-Maturidi mengajak pembaca untuk memahami realitas dan bagaimana sebuah kebenaran dapat diterima dan diverifikasi validitasnya, khususnya yang berkaitan dengan masalah ketuhanan. Pada dimensi yang lebih kompleks, kitab ini tidak hanya membahas aspek ketuhanan secara konvensional, seperti, sifat wajib Allah, ketetapan-Nya, permasalahan melihat Allah di akhirat, apakah Al-Quran itu makhluk atau bukan, makna istiwa`, dan berbagai pembahasan lain yang kerap dipaparkan oleh ahli kalam lainnya. Di dalam karyanya ini, Imam Maturidi juga mengedepankan basis dasar yang digunakan untuk memverifikasi kebenaran dari suatu keyakinan beserta penjelasannya, semisal, konsep dan logika pembuktian adanya pencipta bagi alam semesta, bukti rasional bahwa realitas bersifat temporal (baru), alasan logis mengapa Allah menciptakan makhluk, hikmah penciptaan alam semesta, dan banyak lagi pembahasan lain yang dipaparkan dengan sistematika penulisan ilmu kalam yang berbeda. Kitab ini adalah wujud dari kekayaan perspektif ulama terdahulu sekaligus cerminan dari kekuatan pemahaman mereka.


Siapa penulis buku ini?
Abu Mansur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Hanafi al-Mutakallim as-Samarkandi atau yang dikenal luas dengan Imam Maturidi. Lahir pada tahun 852 M di Maturid, suatu kawasan di Samarkand, wilayah Transoksiana (Asia Tengah). Saat ini termasuk wilayah Uzbekistan. Beliau wafat pada 944 M. Secara nasab, Imam Maturidi merupakan keturunan Abu Ayyub al-Anshari, salah seorang sahabat rasul. Pernyataan ini juga diperkuat oleh fakta bahwa sebagian kerabat beliau merupakan orang-orang yang berasal dari keturunan Arab Madinah. Beliau merupakan pengikut Abu Hanifah yang banyak menggunakan rasio dalam pemikiran teologinya. Hal tersebut tidak mengherankan mengingat Imam Maturidi dibesarkan di Samarkand. Di sana pembahasan hadis dan Al-Quran kurang berkembang sehingga beliau banyak menggunakan pertimbangan akal dalam memecahkan permasalahan agama. Imam Maturidi mengusung konsep teologi yang secara langsung menentang ajaran-ajaran Mu’tazilah. Pendekatan rasio yang digunakan oleh Imam Maturidi tercermin dengan jelas di dalam Kitab Tauhid ini. Beliau menyatakan bahwa dengan akal, sejatinya manusia dapat menemukan hakikat Tuhan. Dalil justru berperan sebagai alat verifikasi keyakinan sebagai kebenaran mutlak.

Ulasan Produk

0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Belum ada ulasan untuk produk ini.

Produk Terkait

Lihat Semua